Ibnu warga kampung bebek ketika diwawancarai (ammi)
TELEGRAF-Ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dikategorikan sebagai penistaan agama juga disesalkan oleh warga Kampung Bebek II, Kelurahan Kebun Jeruk, Jakarta Barat pada Rabu (03/11) 2016.

Adalah Ibnu (45), mengatakan Ahok memiliki tempramen mental yang tak bisa ditolelir lagi. Padahal dia harus mengetahui, kalau ucapannya terkait dengan Al-Maidah 51 telah membuat Islam di Indonesia ini menjadi marah.

“Ahok ini udah kebelinger, makanya kena batunya. Nah, liat aja besok kan umat Islam nanti pada datang demoin dia. Makanya kalau berani ngomong-ngomong begitu, mestinya jangan di ruang publik. Dan kalau mau ngomong begitu, ya jangan di depannya umat Islam,” ucap Ibnu saat diwawancara oleh Telegraf di Rawa Bebek II, Rabu (02/11) 2016.

Bapak yang mengenakan topiah dan berbaju batik ini juga menilai kesalahan  Ahok karena dia berbicara di depan publik soal al-maidah ini. “Nah, kalau Ahok pengen berbicara tentang Al-maidah lalu dia sendiri yang bilang begitu di depan publik dan disitu semua Islam, itu tidak boleh. Kecuali kalau dia berbicara di gereja itu kan hak dia. Sama hal nya, kalau kita bicara surat al-maidah di depan umat kita sendiri, ya itu hak kita, jadi gpp,” lanjut Ibnu.

Sebelumnya, dikabarkan akan terjadi aksi Demo Bela Islam secara besar-besaran yang dipusatkan di Masjid Istiqlal,  Jakarta Pusat, Jum’at  14 November 2016. Hingga berita ini diturunkan, pantauan di sekitar Masjid Istiqlal di Jalan Taman Wijaya Kusuma telah ramai dengan manusia berjubah putih. (amie)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: