Ilustrasi.
TELEGRAF - Seorang pegiat anti korupsi asal Talaud, Sulawesi Utara, dijebloskan ke tahanan Polres Talaud, Rabu (16/11) 2016.

Informasi diperoleh, Telegrafnews.co, Yuler Saulauda, ditahan setelah menjalani pemeriksaan kedua di Polres Talaud siang tadi.

Ia ditahan atas dugaan pelanggaran UU RI nomor 11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE) dengan melakukan pencemaran nama baik terhadap Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip.

Hal itu dibenarkan Kapolres Talaud, AKBP Hendra Sukaca. "Sudah ditahan hari ini, kasus pencemaran nama baik," katanya, kepada wartawan Telegrafnews.co dan RRI Talaud, di ruang kerjanya.

Yuler, merupakan seorang pegiat anti korupsi yang getol memperjuangkan pemberantasan korupsi di daerah ini sejak era Bupati Talaud Elly Lasut.

Sekira sebulan yang lalu, tepatnya, Selasa (4/10) 2016 lalu, Yuler, bersama sejumlah pegiat anti korupsi dan warga Talaud menggelar aksi unjuk rasa damai di Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud. Sekira 11 kasus dugaan korupsi disuarakannya saat itu. Diantaranya kasus dugaan korupsi dana subsidi untuk feri Watunapato dan Berkat Porodisa yang dikelolah Perusahaan Daerah Angkutan Penyeberangan (PDAP) Talaud.

Kasus itu sudah dilaporkan dan ditangani Polres Talaud sejak Januari 2016. Namun hingga kini belum ada titik terang penyelesainnya.

Yuler, merupakan seorang pegiat anti korupsi yang getol memperjuangkan pemberantasan korupsi di daerah ini sejak era Bupati Talaud Elly Lasut. (reynaldus atapunang)

Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: