Pasangan Ahok - Djarot 
TELEGRAF-Direktur Amnesti Internasional Asia Tenggara dan Pasifik, Rafendi Djamin menilai penetapan gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka kasus dugaan pensitaan agama menunjukkan bahwa Polri kalah dengan kelompok agama garis keras.

Sebab itu, dia mendesak Polri untuk segera menghentikan kasus tersebut demi menghargai dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM). 

“Dengan melakukan investigasi dan menjadikan Ahok sebagai tersangka, kepolisian menunjukkan kalau mereka lebih khawatir dengan kelompok agama garis keras daripada menghargai dan melindungi hak asasi manusia,” kata  Rafendi sebagaimana dikutip dari www.amnesty.org, Kamis (17/11) 2016.

Menurutnya, perbedaan pendapat antar penyelidik terkait ada atau tidaknya unsur penistaan agama dalam pidato Ahok pada (27/9) 2016 itu, menunjukkan bahwa keputusan tersebut diambil secara tidak bulat dan kontroversial.

“Indonesia membanggakan dirinya sebagai negara yang toleran. Tapi, kasus ini akan menjadi preseden yang sangat mengkhawatirkan dan membuat sulit pihak berwenang dalam berpendapat bahwa mereka menghormati semua agama,” ujarnya. (watir)


Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: