Sekda Boltim.
TELEGRAF- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Muhammad Assagaf mengakui adanya beberapa temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Termasuk temuan terkai,t pengerjaan sejumlah pembangunan kantor desa

"Setelah diuji sampel oleh BPK, ditemukan ada pekerjaan yang yang tak sesuai perencanaan. Tapi masih diberi kesempatan untuk memperbaiki," ungkapnya kepada sejumlah media Rabu (2/11) 2016.

BPK, lanjutnya, juga menemukan pekerjaan yang sudah habis masa kontrak tapi belum selesai. BPK ikut menyorot adanya salah sasaran penyaluran bantuan mesin tempel di Desa Loyow. Bantuan tersebut telah dijualbelikan oleh penerima.

"Itu disarankan agar segera diberlakukan tender keterlambatan, karena habis masa kontrak. Penerima tak memiliki perahu jadi dia jual untuk belikan perahu dan motor tempel bekas," katanya.

Sebab bantuan itu masih pinjam pakai selama tiga tahun sehingga tak bisa dipindahtangankan. BPK akan melakukan pemriksaan pembangunan jalan yang dibiayai oleh APBD Boltim. 

"Pemda telah menarik bantuan tersebut. Mereka masih fokus ke desa dan uji sampel barang yang diserahkan ke masyarakat. Jalan belum diperiksa," tutupnya. (danny)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: