Aktivitas pengisian tabung gas LPG. (ist)
TELEGRAF- Krisis LPG 3 kg dibeberapa daerah di Sulut, belum sepenuhnya terjadi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), meski begitu, perlu dilakukan langkah antisipasi sehingga tidak terjadi kelangkaan apa lagi jelang hari Natal, Desember nanti.

Anggota Dewan Mitra Vocke Ompi mengharapkan, jelang Hari Raya Natal 2016 bagi umat kristiani, jangan sampai terjadi kelangkaan. 

"Ini sudah menjadi PR (pekerjaan rumah) setiap tahun bagi instansi terkait untuk antisipasi kelangkaan LPG jelang hari raya besar. Saya mengharapkan, kondisi seperti ini jangan sampai terjadi jelang Natal tahun ini, meski memang di Mitra saat ini masih stabil," ungkap Ompi sapaan akrab politisi ini kepada Telegrafnews, Kamis (3/11) 2016.

Legislator yang dikenal vokal ini, mewarning instansi terkait, untuk selalu antisipasi terkait kelangkaan LPG ini. 

"Ini penting. Jangan sampai ketika jelang Hari Natal dan terjadi kelangkaan, instansi terkait tinggal mencari-cari alasan. Ini harus diantisipasi dari sekarang. Selain itu, pihak terkait, Bagian Ekonomi Setdakab Mitra, harus menelusuri agen-agen LPG, jangan sampai menampung LPG dan membuat harga melambung," warning-nya.

Dia berharap, masyarakat juga harus berperan dalam melakukan pengawasan lapangan dan melapor jika ada temuan indikasi ini. 

"Harus proaktif. Dan rakyat jangan terlalu dimanjakan dengan kemudahan. Sekali-kali, pakailah kayu bakar untuk menghemat. Selain hemat, juga ramah lingkungan," sarannya.

Anehnya, Kabag Ekonomi Mitra Farry Uway, tidak bersedia memberikan komentar terkait seruan legislator soal ketersediaan LPG, ketika dihubungi via ponsel, Kamis (3/11) 2016. (rifka)

Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: