Bripda Ira Carolina Paruntu.(arham/Telegrafnews.co)

TELEGRAF- Awalnya tidak pernah terpikirkan untuk menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan).
Ya, Bripda Ira Carolina Paruntu. Perempuan kelahiran Bitung 19 Desember 1995 ini, harus menerima kenyataan bahwa dia menjadi bagian dari institusi seragam coklat tersebut.

Awalnya Ira kuliah di Universitas Katolik Del La Salle Manado 2013, sebelum mencoba mendaftar di Kepolisian Republik Indonesia 2014.

"Awalnya saya hanya coba coba mendaftar untuk mengikuti tes masuk Polwan, waktu itu saya masih sementara kuliah, dan puji Tuhan lulus, " jelasnya saat berbincang dengan Telegrafnews.co di kantornya Polsek Urban Matuari, Selasa (8/11) 2016.

Saat ini Ira, bertugas sebagai salah satu penyidik PPA (Perlindungan Perempuan Dan Anak) di Unit Reskrim Polsek Urban Matuari.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat khususnya orang tua, agar menjaga anak mereka dari bahaya kekerasan terhadap anak dan perempuan.

"Tingginya angka kekerasan terhadap anak dan perempuan membuat saya terkadang sedih melihat banyaknya yang menjadi korban, bahkan pelakunya masih dibawa umur. Sebagai sesama perempuan, kekerasan yang dialami banyak perempuan juga membuat saya sebagai perempuan miris," jelasnya.(arham licin)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: