Herson Atungo (arham)
TELEGRAF- Keadaan yang memperihatinkan dialami sopir bus yang ada di Terminal Tangkoko. Bagimana tidak, pendapatan mereka setiap hari berkurang dengan hadirnya angkutan illegal yang beroperasi setiap hari di Kota Bitung.
Herson Antungo (50) salah satu sopir Bus AKDP jurusan Bitung – Manado mengaku, dirinya sudah menekuni bidang ini sejak tahun 1999. Di terminal ini terdapat 140 unit bus AKDP yang beroperasi setiap hari, dan mereka secara bergantian melayani penumpang Bitung ke Manado begitupun sebaliknya.

Dia menambahkan, banyaknya angkutan illegal membuat pendapatan mereka menurun. Masyarakat tidak mau berlama-lama menunggu bus penuh, jadi apabila ada angkutan illegal, itu lebih diminati.
Padahal menurut Herson, untuk sekali jalan dirinya dapat keuntungan Rp100 ribu. “Banyaknya jumlah bus menyebabkan saya tidak kebagian jatah melayani penumpang dan tidak mendapat uang untuk keluarga,” ungkapnya.

Selain itu, kondisi Terminal Tangkoko yang masih dalam proses renovasi, membuat seluruh aktivitas naik turun penumpang dilakukan di jalan depan terminal.
"Kondisi terminal yang sementara direhab membuat kenyamanan penumpang terganggu dan berimbas pada menurunnya jumlah penumpang menggunakan bus. Selain itu, kehadiran kendaraan pribadi yang menjelma menjadi angkutan umum menambah derita kami, " jelas Herson yang mengaku memiliki tiga anak ini.

Dia pun meminta pihak terkait memperhatikan hal ini, jika tidak mereka terancam tidak akan dapat menghidupi keluarga yang ada di rumah. "Kami mohon pemerintah memberantas angkutan ilegal, supaya kami memiliki penghasilan,” ujarnya mengakhiri perbincangan dengan Telegrafnews.co, Rabu (2/11) 2016. (arham licin)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: