Zaitun Rasmin (ist)
TELEGRAF- Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammad Zaitun Rasmin membantah aksi unjuk rasa kasus dugaan penistaan agama oleh gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (ahok) mengandung unsur politis. Namun, dia mengakui sulit menghindar dari penilaian tersebut mengingat saat ini merupakan momen Pilkada.

“Memang sulit untuk dihindari karena kejadiann di masa-masa ini,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (19/11) 2016. Dia menegaskan bahwa aksi tersebut murni untuk menuntut penegakan hukum, bukan karena terkait pilkada.

“Lihat saja tuntutan kami, enggak ada meminta dibatalkan pencalonan Ahok,” ujarnya. Zaitun pun menantang Ahok untuk melapor ke penegak hukum jika benar ada pendemo yang dibayar Rp 500.000.
“Ya, laporkan saja kalau memang benar ada yang dibayar,” ujarnya. (watir)



Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: