TELEGRAF- Wali Kota Madiun, Bambang Irianto diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi proyek pembangunan Pasar Besar Kota Madiun pada tahun 2009-2012. Pemeriksaan ini merupakan yang pertama kali bagi Bambang setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“BI (Bambang Irianto) diperiksa sebagai tersangka pembangunan Pasar Besar Kota Madiun tahun 2009-2012,” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Jakarta, Selasa (8/11) 2016.

Bambang ditetapkan sebagai tersangka pada (17/10) 2016. Ia diduga turut serta dalam pemborongan, pengadaan, dan penyewaan proyek pembangunan pasar.

Proyek pembangunan pasar senilai Rp 76,53 miliyar ini diambil dari anggaran pembangunan yang dialokasikan sacara multiyears dari tahun 2009-2012.

Selain Bambang, KPK juga memeriksa sejumlah saksi, seperti Direktur PT Tangga Baru Jaya Abadi Mardin Zendrato dan Dirut PT Lince Romauli Raya Tanggung Napitupulu. (watir)


Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: