Jusak Buluran (martsindy)
TELEGRAF-Dihadirkan sebagai saksi, Kadis Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Minahasa Donal Wagey dicecar 25 pertanyaan. Hal ini diungkapkan Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK MH melalaui Kanit III Tipidkor Jusak Buluran SH ketika diwawancarai Telegrafnews siang tadi.

"Ketika hadir sebagai saksi, pak Wagey ditanyai 25 pertanyaan, diantaranya Tupoksi pelaku dan lainnya," ungkap Jusak.
Ketika ditanya mengenai ketambahan tersangka, Jusak belum bisa memastikan. "Kami tetap melakukan gelar perkara dari proses penyidikan ini. Tertambah tidaknya tersangka belum bisa dipastikan," ucapnya.

Apakah selisih dana yang dibayar, disetor ke pimpinan? Buluran menjelaskan, menurut pengakuan tersangka memang dana selisih digunakan untuk keperluan pribadi.
"Dana selisih dari pembayaran untuk IMB memang digunakannya untuk biaya pribadi, itu pengakuannya. Sekarang masih dalam proses penyidikan, untuk siapa dan kepada siapa dana selisih itu disetor, pelaku tidak mengakuinya," urainya.

Diketahui, sebelum penangkapan pelaku OTT, biaya penerbitan IMB yang dibayarkan PT Gunung Bulukumba sebesar Rp20 juta. Sedangkan, sesuai aturan pajak mineral bukan logam dan batuan/galian C, hanya dikenakan pajak sebesar Rp13.325.000, sedangkan selisih yang diterima dari pajak tersebut sebesar Rp6.675.000 dari total pembayaran Rp20 juta.

Ditambahkannya, dalam pemeriksaan dan penyidikan nanti, ada sembilan saksi bakal dipanggil. "Sementara ada sembilan saksi akan dipanggil dalam kasus OTT ini, tapi tidak menutup kemungkinan bertambah," pungkas Buluran. (martsindy rasuh)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: