Korban saat ditemui di Mapolresta Manado (gary/telegrafnews)
TELEGRAF- Sial benar apa yang dialami Alfrets Pontoh alias Ciput (34) warga Kelurahan Tanjung Batu, Lingkungan II, Kecamatan Wanea, yang kesehariannya sebagai wartawan salah satu media online di Manado.

Pasalnya, korban kehilangan motor Honda Beat Pop, warna Merah Hitam DB 2147 MA miliknya, dibawa orang tak dikenal.

Tidak terima apa yang dialaminya, Selasa (1/10)2016, korban melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polresta Manado.

Kepada Telegrafnews.co, korban pun menceritakan kronologis peristiwa itu yang berawal saat korban pada Senin (31/10) 2016, sekira pukul 02.00 Wita, saat berada di pangkalan ojek Sumompo, Kecamatan Tuminting, ia didatangi seseorang yang meminta jasanya, untuk mengantar sekaligus untuk menjemput istri penumpangnya tersebut.

Setelah berputr-putar di berbagai tempat, sekira pukul 03.00 Wita, penumpangnya meminta korban mengarah ke Paldua.

Sesampainya di seputaran SPBU Paldua, korban disuruh turun dan menunggu oleh tersangka, dengan alasan akan memasuki jalan lorong untuk menjemput istrinya.

Dengan modal percaya, pemilik motor (Ciput), terpaksà merelakan motornya dikendarai penumpangnya, yang nota bene tidak dikenalnya.

Akhirnya, korban pun menyadari bahwa ia telah ditipu, setelah motor miliknya tak kunjung kembali.

Ternyata selain motor, 2 unit kamera masing-masing merk Sanyo dan Sony beserta surat-surat motor yang disimpan dalam bagasi, juga turut lenyap, sehingga korban mengalami kerugian sekira 21.5 juta rupiah.

Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi, kepada wartawan membenarkan adanya laporan tersebut. (gary kaligis)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: