Soesilo Bambang Yudhoyono (ist)
TELEGRAF-Presiden ke enam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara terkait penistaan agama yang ramai menjadi viral di media sosial dan di masyarakat belakangan ini. Dia berharap apa yang telah dilakukan oleh orang menistakan agama harusnya diproses secara hukum.

Hal tersebut disampaikan SBY dalam sebuah konferensi pers di kediamannya  di Cikeas, Bogor, Rabu (02/11/ 2016. Menurutnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah menistakan agama, sehingga menurutnya setiap orang yang melakukan penistaan agama mesti diproses secara hukum yang berlaku di Indonesia

"Kembali ke sistem hukum kita kembali ke KUHP kita. Di Indonesia sudah ada yurisprudensi, sudah ada preseden dan sudah ada penegakan hukum di waktu yang lalu menyangkut urusan ini yang terbukti bersalah juga telah diberikan sanksi,” terang SBY.

SBY juga menilai kalau hal ini tidak ditindak secara tegas, maka Negara ini bisa porak-poranda akibat satu orang yang tak menghargai proses hukum di Indonesia ini. “Yang terbukti salah, berikan sanksi. Jadi kalau ingin negara kita ini tidak terbakar oleh amarah para penuntut keadilan," lanjut SBY.

Meski, Ahok memiliki kedekatan dengan orang nomor 1 di republik ini, tapi SBY menyarankan agar Presiden Jokowi tidak melindungi orang yang bersalah.

"Ya Pak Ahok harus juga diproses secara hukum, jangan sampai beliau dianggap kebal hukum. Ingat equality before the law, itu nilai-nilai keadilan,"  tegas SBY. (amie)

Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: