Ilustrasi kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 Kg (ist)
TELEGRAF- Harga elpiji 3 Kg dipangkalan dan di kios ataupun warung tidak lagi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
Padahal, harga kesepakatan antara Pertamina, Pemkot Bitung, Agen,  Pangkalan, dan perwakilan masyarakat sebesar Rp. 18.000 pertabung.

"Di Girian harga kemarin saya beli Rp. 26.000 di warung, karena di pangkalan sudah tidak ada stok," jelas Mas Sarja (52) pedagang Bakso keliling yang ditemui Telegrafnews.co sedang mangkal didepan lapangan Maesa, Jumat (3/11) 2016.

Bukan hanya, Sarja saja mengeluh. Sejumlah ibu rumah tangga juga kesal dengan persoalan harga yang menurut mereka tidak pernah ada solusi dari pihak yang berkompeten.

"Ini masalah gas elpiji bersubsidi menjadi permainan baru para mafia yang mencari keuntungan dari penderitaan masyarakat, apalagi mendekati Natal saya yakin harga akan terus naik seperti tahun sebelumnya," jelas Windy Hambel (31) warga Wangurer kepada Telegrafnews.co. (arham licin)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: