Mahasiswa KKT Unsrat saat diterima Bupati (ist)
TELEGRAF-Sebanyak 398 mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mengabdi di Kabupaten Minahasa. Rombongan mahasiswa diterima langsung Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, di depan kantor bupati, sekitar 11.30 Wita, Rabu (16/11) 2016.

"Pelaksanaan KKT ini berlangsung selama 23 hari, jadi Desember awal para mahasiswa ditarik," ujar Ketua KKT Unsrat DR Ir Rignolda Djamaludin MSi kepada Telegrafnews. Dijelaskan Rignolda, mahasiswa akan didampingi 17 dosen pembimbing lapangan dan 10 pengawas.
Bupati JWS ketika menyambut mahasiswa mengatakan, dalam praktek keseharian kiranya mahasiswa berbaur dan bersosialisasi dengan masyarakat, khususnya pemerintah kecamatan, kelurahan maupun desa.

Selai  itu ada penegasan dari Bupati soal lokasi tempat menginap dari Mahasiswa yang mengikuti KKT. "Jangan sampai ada anak laki-laki di rumah keluarga tersebut, tapi diberikan anak perempuan di situ. Jadi ini jadi perhatian camat, lurah dan Kumtua," sebutnya.


"Mahasiswa dari daerah luar, seperti Papua, harus jadi seperti orang Minahasa. Karena melaksanakan KKT di Minahasa," kata JWS. Ketika mengabdi, pesan JWS, keluarga juga harus jelas. Pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa juga harus melihat baik-baik keluarga yang akan menjadi tempat yang layak dan nyaman bagi mahasiswa.


Diketahui, 398 mahasiswa ini akan disebarkan di lima kecamatan dan 46 desa. Diantaranya, Kecamatan Tondano Utara, Barat, Timur, Selatan dan Lembean Timur. Mahasiswa berasal dari 11 fakultas Unsrat. (martsindy rasuh)



Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: