Ilustrasi seorang perempuan sedih (ist)
TELEGRAF- Eksistensi kaum hawa, ternyata bagi oknum-oknum tertentu masih dipandang sebagai media pelampiasan nafsu bejat.

Buktinya Selasa (25/10)2016, sebut saja Mawar, warga Kecamatan Pineleng, mendatangi SPKT Polresta Manado guna melaporkan peristiwa pelecehan seksual, yakni nyaris diperkosa oleh MM warga yang sama.

Dalam laporannya, dijelaskan awal mula dirinya nyaris diperkosa, terjadi saat korban pulang kerja pada Rabu (19/20)2016 lalu. Saat itu korban sedang menunggu kendaraan penumpang di seputaran Jalan Ahmad Yani, Sario, tepatnya di depan kantor Jasa Raharja.

Saat itu, tiba-tiba sebuah mobil plat hitam berhenti serta menawarkan tumpangan. Karena pengemudinya dikenal dan berdomisili di Kelurahan yang sama, maka tawaran tersebut diterimanya.

Namun saat berada di Jalan Kayu Bulan, Kecamatan Malalayang Satu, perilaku pengemudi mulai berubah. Paha serta kemaluan korban mulai diremas-remas tersangka, bahkan tersangka berusaha menarik tangan korban untuk memegang perkakasnya yang sudah mengeras sambil berusaha mencium bibir korban.

Namun niat tersangka untuk memperkosa korban, tidak terlaksana karena korban memberontak. Meski niat bejat pelaku tidak kesampaian, namun korban merasa trauma, dan akhirnya korban pun melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Polresta Manado.

Sementara itu, terkait dugaan kasus pelecehan ini, Kasubag Humad AKP Rolly Sahelangi, membenarkan adanya laporan tersebut. (gary kaligis)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: