Presiden RI Jokowi menikmati keindahan Pulau Miangas belum lama ini.(ist)
TELEGRAF- Selain kopra sebagai potensi mata pencaharian utama warga Kepulauan Miangas. Juga hasil perikanannya melimpah.

Warga Miangas sangat berkeinginan membuka usaha penjualan ikan. Tapi apalah daya, keadaan memaksa untuk tidak mengelola usaha perikanan, karena keterbatasan transportasi.

"Bila membuka usaha ikan, mau jual ke mana. Manado? Bitung?, palingan diperjalanan sudah rusak. Siapa yang kira-kira mau beli lagi," keluh James Namare warga Miangas, melalui telepon seluler pada telegrafnews.co, Minggu, (23/10) 2016.

Baca Juga: 
Memprihatinkan!!! Warga Pulau Miangas Hanya Makan Daluga

Rata-rata masyarakat Miangas, ikan dan tangkapan hasil laut lainnya hanya sebatas dikonsumsi. Ada juga sebagian membuka warung makan, tapi kini sudah banyak gulung tikar sebab harganya sangat murah.

"Ikan Goropa 4-6 Kg saja, hanya 15 ribu rupiah. Untung juga kalau ada yang beli, soalnya di sini ikan banyak," jelas James.
James dan warga Miangas lainnya berharap, dengan terbuka Bandara Miangas awal bulan depan dengan penerbangan sekali seminggu, dapat memberi angin segar pada penduduk Miangas.

Pinta warga juga, sekiranya pemerintah daerah maupun pusat membuka pelayaran kapal tangker khusus daratan utama Sulut-Miangas (PP).

Bila hal ini dikabulkan, arus barang dan hasil pertanian warga bisa terlayani dan penjualan kopra terdongkrak. Tak hanya itu, objek wisata baru yang sangat perawan bakal mewarnai wisata Sulut yang bisa memicu datangnya wisatawan domestik dan mancanegara.

"Semoga saja permintaan kami ini dapat terkabulkan, agar Pulau Miangas juga bisa sedikit merasakan angin kemerdekaan," ungkap Bibi, diaminkan warga Miangas lainnya. (mardi)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: