Bibi, warga Pulau Miangas ini sudah 4 kali bersuami dan hidup seatap.(mardi/telegrafnews)
TELEGRAF- Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki ciri khas masing-masing. Tak terkecuali di pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara Filipina.

Adalah Miangas, pulau paling utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pulau yang masuk dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini, memiliki luas sekitar 3 km persegi dengan populasi sekitar 300 penduduk (400-an jiwa), memiliki tradisi adat yang terbilang unik.

Pasalnya, wanita di Miangas bisa dinikahi laki-laki, lebih dari satu orang dari etnis dan suku mana pun. Tak hanya itu mereka bisa hidup seatap tanpa perlu ada perceraian, dan dilarang keras menunjukkan rasa cemburu yang berakibat pertikaian keluarga (kontak fisik).

"Bila laki-laki-lakinya cemburu dan meronta, maka akan diselesaikan dengan cara adat, dibunuh tanpa melalui proses hukum," ujar wanita warga Miangas yang akrab disapa Bibi, yang sudah memiliki 4 suami ini kepada Telegrafnews.co melalui telepon seluler Minggu, (23/10) 2016.

Pernyataan Bibi ikut dibenarkan oleh Arther Biapong, jurnalis salah satu televisi nasional yang ikut meliput kegiatan peresmian Bandara Miangas oleh Presiden RI Joko Widodo, belum lama ini.

Menurutnya, selama 14 hari di Miangas, berbagai pengalaman unik didapatkannya. Salah satunya, adanya tradisi adat yang memperbolehkan kaum Adam menikahi kaum Hawa lebih dari sekali dan tanpa ada kata perceraian seumur hidup.

"Tradisi itu saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Sangat unik dan belum pernah tersentuh media untuk dipublikasikan secara meluas. Padahal hal ini merupakan satu dari kekayaan budaya Indonesia yang bisa memacu tingkat kunjungan wisatawan," ujar pria bertubuh subur ini. (mardi)

Berita Selanjutnya:
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: