Deklarasi Bitung Melawan Pungli (arham/telegrafnews)
TELEGRAF-  "Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kota Bitung, Saya menginstruksikan untuk mengayomi Masyarakat dalam mensukseskan Program Nasional 'SABER PUNGLI' ini dengan melakukan Tiga Hal. Amati, Lawan dan Laporkan. Hal ini penting bagi kita untuk terselenggaranya sistem pemerintahan yang baik dan bersih."

Demikian disampaikan Wali Kota Bitung Maximilian J. Lomban ketika menjadi pembina dalam apel akbar Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (SABER PUNGLI) yang di tandai dengan penandatanganan Deklarasi Bitung Lawan Pungli bertempat di bundaran menara Eifel Bitung, Selasa (25/10)2016 kemarin.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Joko Widodo lewat peraturan Nomor 87 Tahun 2016 tentang Saber Pungli.

"Perpres ini merupakan payung hukum dalam memberantas praktik pungutan liar secara efektif dan efisien. Oleh karenanya, kita diajak untuk membantu dalam membasmi Pungli," jelasnya lagi.

Lanjutnya, dengan adanya pemberantasan Praktik Pungli, selain terciptanya pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat, juga pelayanan kepada investor, baik investor daerah maupun luar daerah bahkan mancanegara sehingga pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung akan semakin baik dan tentunya akan berdampak baik pada peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Turut ambil bagian dalam penandatanganan Deklarasi Bitung Lawan Pungli, Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri, Plt Sekretaris Daerah Kota Bitung Malton Andalangi, anggota DPRD Kota Bitung, sejumlah FKPD, Pimpinan SKPD, Camat, Lurah, Kepala Lingkungan dan LSM.(arham licin)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: