Aksi penjambretan dari atas kendaraan. (ilsutrasi)

TELEGRAF- Berharap mendapat keuntungan dari aksi menjambret, pria bertato asal Keluruahan Woloan II, lingkungan V, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, malah mendekam di balik jeruji dan nyaris tewas diamuk massa.

Pasalnya, aksi jambret JP alias Jons (28) keburu terungkap, setelah korban penjambretannya yakni Merry Liwan (30) berteriak. Belakangan diketahui, Merry yang tinggal di Perum Wale Kezia, Kelurahan Manembo-nembo tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung adalah istri seorang anggota Polisi yang bertugas di Polres Bitung.

Kejadian itu berlangsung Sabtu (29/10) 2016 sore, di sekitar kompleks Perum Asir Dua. Korban mengendarai sepeda motor, pelaku yang juga mengendarai motor menyalip kendaraan korban dan merampas kalung emas dari lehernya.

"Kalung saya ditarik dan saya hampir jatuh. Beruntung, saya teriak hingga pelaku langsung dikejar warga," cerita korban saat ditemui Telegrafnews.co di Mapolres Bitung.

Berita Sebelumnya: 

Benar saja, teriakan korban mengundang kerumunan warga, hingga menyebabkan ruas jalan utama menuju Bitung-Manado, sempat macet akibat kerumuman warga yang mengejar pelaku. Penangkapan terhadap pelaku berlangsung di depan gerai Alfa Mart, setelah dia terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.

Peristiwa jambret dan penangkapan pelaku, ikut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP C Samuri. Menurutnya, proses pemeriksaan dan penahanan pelaku sudah dilakukan, atas peristiwa tersebut pelaku terancam hukuman 10 tahun penjara.

"Setelah diperiksa, ternyata di tangan pelaku juga ditemukan sebilah senjata tajam, kasus ini masih dalam pengembangan lanjutan guna mengungkap sindikat lainnta," beber Samuri. (arham licin)

Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: