TELEGRAF- Legisator Kota Manado, Raynaldo Heydemans, yang memiliki latarbelakangkan master ilmu di bidang teknologi informatika mengapresiasi terhadap rencana Pemkot Manado mengimplementasikan program SMART CITY di tahun 2017 mendatang.

"Pemkot Manado melalui RPJMD, tahun 2017 akan melakukan implementasi yang katanya SMART CITY. Mari torang semua awasi dan dukung bersama untuk kemajuan kota ini," ungkap Heydemans kepada Telegrafnews.co, Selasa (18/10) 2016.

Dijelaskannya, yang dimaksudkan SM saat ia berkuliah yakni Smart Economy, Smart Mobility, Smart Environment, Smart People, Smart Living dan Smart Governance.

"Keenam dimensi itu terkoneksi satu sama lainnya melalui teknologi," kata politisi muda ini.

Tak kalah pentingnya, menurut Heydemans, mengadopsi program dari kota lain adalah hal yang baik.

"Tapi kurang tepat kalau copy and paste. Karena setiap kota memiliki indikator yang berbeda beda. Di Jakarta ada QLUE, di bandung ada LAPOR, di kotamobagu ada EBONK," jelasnya.

Ditambahkannya, "Kota Manado memiliki indikator yang berbeda. Contoh untuk implementasi awal, mana yang duluan dilakukan karena prioritas tiap kota berbeda dan dari project management.
Hal ini yang paling rentan, karena jika salah langkah awal akan terjadi failed implementation and never ending project dengan biaya yang besar. Dan biaya yang besar dari APBD akan terbuang percuman," tegasnya, sembari mengajak masyarakat untuk turut mengawasi program tersebut. (leriando kambey)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: