Sampah yang diletakkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab (martsindy/telegrafnews)
TELEGRAF- Ani Pangemanan dan Yohana Pangemanan selaku penyapu jalan di Boulevard Tondano mengaku, sering mendapati ada sampah rumah yang sengaja dibuang masyarakat di ruas jalan. Keduanya pun berpesan kepada masyarakat di Minahasa harus lakukan ini.

Baca juga :
Kasihan... Upah Penyapu Jalan di Tondano 28 Ribu/Hari
Punya anak Kepsek Yohana Tetap Geluti Profesi Penyapu Jalan
Ini Harapan Penyapu Jalan untuk Pemerintah

"Ada sampah dari rumah di buang di lokasi ini, jadi pesan kami supaya yang membuang sampah itu, sadarlah selaku masyarakat," pesan keduanya dengan nada kesal.

Apalagi, lanjut keduanya, sampah dari rumah tersebut baunya sudah busuk. Bahkan, bukan hanya satu atau dua kali saja, melainkan setiap hari ada warga yang dengan sengaja 'menitip' sampahnya dan dibuang ke lokasi Boulevard Tondano.

"Selaku masyarakat tentu harus malu. Karena sampah rumah sebaiknya di taruh di rumah, nanti kendaraan sampah yang menjemput atau solusinya adalah buang di tempat sampah. Contohkan sesuatu yang baik, bukan seenaknya saja membuang sampah," tegas keduanya.

Mengenai lokasi Boulevard Tondano yang jadi tempat nongkrong, keduanya mengatakan, jika ada yang nongkrong di lokasi ini, kiranya tetap menjaga kebersihan.

"Boleh saja santai-santai di sini (Boulevard Tondano), tapi jangan buang sampah sembarangan," jelas keduanya.

Untuk kendala yang dihadapi, kata keduanya, biasanya jika hujan, sering pulang dengan kondisi basah kuyup.

"Kalau sudah basah lebih baik meneruskan pekerjaan, karena mau pulang pun sudah percuma," tutup keduanya. (martsindy rasuh)

Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: