Aktivitas belajar mengajar salah satu Taman Kanak-kanak (TK). (ist)

TELEGRAF- Lantaran hak diabaikan, sebanyak 164 tenaga guru taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), mengancam bakal mogok mengajar. Pasalnya, honorariu mereka dan biaya operasional pengelolaan TK, tak kunjung dicairkan.

“Sampai saat ini kami belum menerima dana BOP. Kabarnya sudah berada di Kas Daerah tapi belum kunjung diserahkan,” kata Arnol (samaran) salah satu guru TK kepada telegrafnews.co Rabu (26/10) 2016 sore..

Ancaman mogok mengajar ini dilakukan ratusan guru TK, disebabkan mereka sudah jenuh terhadap janji-janji pencairan dana oleh Pemkab Minsel melalui Dikpora.

“Sebagian besar guru TK di daerah ini adalah tenaga honorer. Kami agak takut untuk terang-terangan mendesak jangan sampai berakibat pada gagal menjadi ASN,” tambah sumber.

Terdesaknya kebutuhan sehari-hari, membuat ratusan guru TK sepakat melakukan mogok mengajar bersama-sama.
 
“Sebetulnya kasihan dengan anak-anak tapi kalau nasib kami begini terus, darimana lagi kami membiayai kebutuhan sehari-hari, minimal untuk sandang dan pangan kami pribadi saja,” ujarnya.

Disentil kapan, mogok belajar itu dilakukan. Sumber enggan membebarkan, namun pastinya mereka masih menunggu kejelasan Dikpora.

"Kita tinggal menunggu waktu, sembari menanti janji Dikpora," tutup sumber. (jufan dissa)


Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: