Salah seorang warga menenangkan opa korban kebakaran (ist)
TELEGRAF-Peristiwa kebakaran di Desa Leleko, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa menyisahkan rasa haruh. Pasalnya, kejadian yang menimpah Keluarga Jhony Mamahit-Mumek tak ada satupun barang berharga mereka tersisa.
"Tidak ada yang bisa diselamatkan, barang berharga pun tidak ada yang dikeluarkan," ungkap Jhony menangis.

Dikatakannya, barang-barang perkakas miliknya yang sering digunakan ketika bekerja sebagai tukang (bas), amblas dilalap Si Jago Merah.
"Saya keseharian bekerja sebagai bas, semua alat untuk bekerja lenyap karena tak terselamatkan," sesalnya.

Baca juga (DIlalap si jago-Merah, 1 Rumah di Leleko Rata Tanah

Dikatakannya, tinggal di rumah tersebut empat keluarga. Diantaranya, Keluarga Mamahit-Mumek, Mamahit-Samadi, Mamahit-Kasiang bersama Cucunya Andre Mamahit yang baru menikah.

"Di dalam rumah hanya saya, anak dan istrinya bersama cucu saya. Sementara anak saya yang satu ke Manado dan satu lagi ke danau menangkap ikan," ucapnya.

Sementara itu, Hukum Tua (Kumtua) Desa Leleko Paula Kindangen mengungkapkan, atas peristiwa ini kerugian material mencapai Rp50 jutaan. Tentunya, dengan melihat kondisi keluarga yang dilanda peristiwa saat ini tak berdaya, pihaknya akan berusaha membantu.


"Meski hanya beberapa warga, kami selaku Pemdes Leleko akan sampaikan ke masyarakat untuk membantu keluarga lewat dana. Karena pakaian pun tidak tersisa," jelas Kindangen. (martsindy rasuh)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: