Gubernur Sulut didampingi wakil wali Kota Manado, dan sejumlah tamu undangan di BI Sulut.(mardi/telegrafnews)
TELEGRAF- Tingginya tingkat pengangguran dan rendahnya etos tenaga  kerja lokal di Sulawesi Utara (Sulut), tak membuat Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut menjadi penyimak setia persoalan daerah.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Peter Jacobs menyiapkan 'jurus' jitu. Menurut Peter, pihaknya akan bekerjasama lembaga training profesional WhaniDproject dari Jogyakarta untuk mendaur sumber daya manusia (SDM) Sulut, agar menjadi tenaga yang berkualitas dan diperhitungkan.

"Kami akan bekerjasama dengan WhaniDproject dari Jogyakarta yang telah memiliki pengalaman luas dalam pengembangan dan pelatihan SDM," kata Peter di acara pembukaan pelatihan tenaga kerja Sulut dan penandatanganan roadmap TPID Sulut di Ruang Tondano, Lantai III, Kantor Perwakilan BI Sulut., Senin (24/10) 2016.

Langkah itu, lanjut Peter, seiring dengan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yaitu 'Dedikasi Untuk Negeri', untuk mendukung terealisasinya Indonesia cerdas.

"Diharapkan dengan program ini dapat  menghasilkan potensi terbaik dan tenaga kerja berkualitas tinggi," jelas Peter.

Adapun program ini kata Peter, akan dilaksanakan selama 6 hari penuh di Tomohon. Pesertanya ada 32 orang yang akan dikarantinakan. Mereka akan diberikan pelatihan secara insentif, baik sisi disiplin dan mental, maupun aspek teknis.

"Tujuannya untuk menjadikan mereka tenaga unggulan, sekaligus sebagai calon pemimpin dari Sulut di masa depan," terang Peter.

Diketahui, 32 orang peserta tersebut berasal dari 3 universitas negeri di Sulut; Universitas Negeri Sam Ratulangi (14 orang), Universitas Negeri Manado (5 orang), dan IAIN Manado (9 orang). Sementara 4 orang lainnya, dari perwakilan GenBK Sulut.

"Para peserta pelatihan ini sudah melalui seleksi dikampusnya masing-masing dan juga sudah diseleksi langsung oleh BI. Terima kasih pada para universitas yang telah bekerjasama sehingga program ini dapat terealisasi," pungkas Peter.

Hadir pada kegiatan ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan, Kepala Bulog Divre Sulut Sabarudin Amrullah, rektor-rektor universitas, ketua TPID se kabupaten/kota, pimpinan perbankan, dan para tamu undangan lainnya. (mardi)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: