Sammy Pongilatan atau yang akrab disapa Sampong (rifka/telegrafnews)
TELEGRAF- Pungutan liar (pungli) khususnya di dunia pendidikan, mendapat perhatian khusus dari Anggota Dekab Minahasa Tenggara (Mitra) Sammy Pongilatan.

Legislator yang akrab disapa, Sampong ini mengharapkan, dengan kasus yang terjadi di salah satu sekolah di Mitra beberapa waktu lalu, bisa menjadi pelajaran bagi sekolah-sekolah yang lain di semua tingkatan.

"Ini menjadi contoh bagi sekolah yang lain. Jangan sampai Pungli dalam bentuk dan alasan apapun, menodai dunia pendidikan di Mitra," ungkapnya, kepada Telegrafnews.co, Senin (17/10) 2016.

Menurut dia, saat ini Presiden Joko Widodo tengah gencar-gencarnya membasmi Pungli. Meski hanya Rp10 ribu, namun harus diberikan sanksi.

Dan khusus bagi sekolah, kata Sampong, jangan bersembunyi dibalik persetujuan orang tua.

"Ya namanya Pungli, ya Pungli. Pak presiden juga sudah menginstruksikan demikian. Bagi pelaku Pungli, bukan hanya dicopot dari jabatan, tapi dipecat. Yang terpenting, berjalanlah sesuai aturan," tegasnya. (rifka)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: