Adri Wongkar (joko/telegrafnews)
TELEGRAF- Sosialisasi program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP), Direktorat Jendral Cipta Karya merupakan rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan dari tingkat pusat, provinsi maupun di kabupaten/kota yang mendampingi program kota tanpa kumuh. Kali ini, pelaksanaannya dilaksanakan di Kota Manado yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembanungan Daerah (BAPPEDA) Pemkot Manado.

Kota Manado sendiri sesuai dengan SK Wali Kota Manado No. 163, terdapat 25 kawasan dan 27 kelurahan, dimana luas kawasan kumuhnya 157,33 hektar.

Koordinator Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Adri Wongkar mengatakan, dirinya optimis dengan target capaian yang akan dicapai pemerintah Kota Manado sesuai dengan kebijakan peningkatan penanggulangan kawasan kumuh dari 28,73 persen sampai 100 persen di tahun 2019 bisa menjadi 0 persen kawasan kumuh.

"Tentunya dengan adanya kolaborasi semua stekholder yang ada di pemerintahan Kota Manado," ucap Wongkar, Kamis (27/10) 2016.

Ditambahkannya, sesuai dengan program KOTAKU, terdapat tujuh indikator dalam menentukan kawasan kumuh seperti, keteraturan bangunan, akses jalan lingkungan, drainase, air munim, sanitasi dan penanganan kebakaran dan Ruang Terbuka Publik (RTP).

"Dengan indikator-indikator itu kita bisa menentukan terduga kawasan kumuh yang ada di Kota Manado," tambahnya. (joko mantu)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: