DAS Girian salah satu titik rawan bencana di Bitung (arham/telegrafnews)
TELEGRAF- Mengantisipasi curah hujan yang semakin tinggi yang disertai angin kencang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk lebih waspada.

Menurut Kepala BPBD kota Bitung Adri Supit, daerah rawan bencana terdiri dari rawan banjir akibat luapan air Daerah Aliran Sungai (DAS) maupun drainase, rawan banjir pasir, dan rawan longsor.

Untuk DAS yang paling berpotensi menerima dampak jika DAS Girian meluap adalah Kelurahan Girian Bawah, Girian Weru Satu, dan Girian Atas.

Selain itu, Kelurahan Manembo-nembo, Mabembo-nembo Tengah, dan Manembo-nembo Atas Kecamatan Matuari merupakan langganan banjir pasir yang terbawa derasnya aliran air dari atas.

Sedangkan untuk daerah rawan longsor meliputi, Kelurahan Girian Indah, Wangurer Barat, Wangurer Utara, Madidir, Kecamatan Maesa, Kecamatan Aertembaga, dan seluruh Pulau Lembeh.

"Jika hujan deras sudah diatas 30 menit diharapkan agar warga waspada karena kemungkinan banjir pasir,  longsor dan banjir Air di DAS Girian akan terjadi, terutama dimalam hari kewaspadaan ditingkatkan," jelas Adri Supit kepada Telegrafnews.co, Kamis (27/10)2016.

Jika ada kejadian seperti diatas, Lanjut Adri, ia meminta warga untuk menghubungi pemerintah setempat dengan nomor kontak kantor BPBD (0438)32113 atau 085231608914 (contak person). (arham licin)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: