Bibi, warga Pulau Miangas ini sudah 4 kali bersuami dan hidup seatap.(mardi/telegrafnews)
TELEGRAF- Tradisi untuk dinikah lebih dari satu lelaki di Pulau Miangas, bukan tanpa alasan dan aturan yang tidak mendasar.

Berita Sebelumnya:
Perempuan di Miangas bisa memiliki lebih dari satu suami yang diwajibkan oleh tradisi. Misalnya seorang lelaki kepergok bermesraan dengan wanita yang sudah berkeluarga atau seorang pria tertangkap ketika bertamu di atas pukul 22.00 Wita di rumahnya perempuan yang sudah bersuami.

Selanjutnya lelaki yang kepergok tersebut langsung ditindak secara adat dengan dikalungkan kertas, bertulis, 'Jangan Contohi Saya'. Lelaki tersebut lalu diarak-arak keliling kampung, sembari berteriak sesuai apa yang dikalungkannya (Jangan Contohi Saya).

Usai arak-arakan. Keesokan harinya lelaki tersebut wajib membayar denda Rp10 juta. Uang tersebut akan digunakan untuk memberi makan semua penduduk kampung sebanyak Rp8 juta, dan Rp2 juta sisanya dimasukkan dalam kas adat.

Setelah semua proses itu dijalani, lelaki tersebut diberi hak hidup bersama dengan wanita pilihannya seumur hidup, tanpa ada kata cerai.

Jika wanita tersebut sudah memiliki suami, sang suami pertama, kedua, dan seterusnya, dilarang keras cemburu yang berujung kontak fisik. Baik kepada istrinya terlebih kepada suami baru istrinya. (mardi)

Baca Berita Selanjutnya:
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: