Tersangka saat ditahan di Mapolresta Manado (gary/telegrafnews)
TELEGRÀF- Sebut saja Bunga (15) yang saat ini duduk di kursi kelas 1 SMK di Kota Manado harus rela menjadi sarana pemuas napsu M alias Mike (37) yang tidak lain adalah ayah tirinya.

Nenek korban, sebut saja Non, kepada Telegrafnews.co, saat ditemui di Mapolresta Manado, Minggu (16/10) 2016 tadi malam, membeberkan kisah menyedihkan yang dialami anak dan cucunya atas perbuatan Mike.

"Kami mendengar dari tetangga bahwa ibu korban sering dianiaya tersangka, maka paman korban mendatanginya untuk menyelesaikan permasalahan mereka," bebernya.

Lanjut nenek korban, ketika ditanyai oleh pamannya, Bunga pun mengakui apa yang selama ini dilakukan ayah tirinya tersebut terhadap dirinya.

"Kata cucu saya kepada pamannya, dia juga sering mendapatkan perlakuan yang sama. Dan cucu saya juga mengaku kalau ia sudah ditiduri ayah tirinya itu semenjak bulan Juni (2016)," kata nenek itu.

Ditambahkannya, korban mengakui bahwa ia takut melaporkan perbuatan ayah tirinya,  karena sering diancam akan dibunuh, jika kejadian tersebut diceritakan ke orang lain.

"Cucu saya ini diancam akan dibunuh kalau buka mulut. Karena kejadian ini, ibunya sangat terpukul," ungkapnya.

Tak terima dengan perbuatan Mike, akhirnya keluarga memutuskan melaporkan aksi tak terpuji tersebut dan tersangka pun berhasil diamankan di Mapolresta Manado dengan dugaan perbuatan cabul. (gary kaligis)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: