Poster kegiatan pemilihan model waria (usama)
TELEGRAF-Rencana pelaksanaan pemilihan model waria di Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) yang salah satu sponsornya, Dinas perhubungan dan Pariwisata Bonbol rupanya mendapat respon negatif dari Dewan Kabupaten (Dekab) Bonbol.

Jusuf Kune Aleg Komisi II Dekab Bonbol menegaskan, kegiatan tersebut jika belum selesai maka harus segera dihentikan. 
Apalagi hal tersebut bertentangan dengan nilai budaya Bonbol yang dikenal sangat kental.

“Kami bukannya mendeskreditkan kaum waria, hanya saja ini tidak sesuai dengan norma agama dan norma budaya daerah kita, masih banyak kok cara untuk mempromosi wisata di Bonbol, tidak oerlu dengan hal seperti itu,” ujarnya geram.

Jusuf melanjutkan, sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) kaum transgender ini dinilai sebagai penyakit dan harus disembuhkan, bukan dipelihara. Rencananya Dekab akan mengundang Dinas terkait untuk dimintai keterangan soal hal ini.

“Ingat!!,  kami memprotes karena hal ini bertentangan dengan nilai budaya dan agama kami, mereka harus disembuhkan kami juga ingin menjaga generasi muda agar tidak terjangkit penyakit itu,” tutup Jusuf. (usama alamri)

Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: