Buah Pala salah satu andalan komoditi Sulut (mardi/telegraf)
TELEGRAF- Grafik realisasi ekspor Sulawesi Utara (Sulut) pada September tahun ini, menunjukkan perkembangan yang memuaskan.

Tercatat, dari 9 komoditi unggulan Sulut menghasilkan volume 10.588,683,600 Kilogram (Kg), dengan nilai USD12.653,597,250.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Daglu-Disperindag) Sulut TH Siregar mengatakan, dari 9 jenis komoditi itu, dikirim ke-19 negara tujuan.

"Komoditi yang memberi sumbangsi tertinggi adalah tepung kelapa sebanyak 624,024 Kg senilai USD1,009," urai Siregar berdasarkan datanya pada telegrafnews.co, Senin (17/10) 2016 kemarin.

Posisi kedua, lanjut Siregar, adalah biji pala. Kemudian minyak kelapa kasar, bungkil kopra, ikan kayu, bunga pala, ikan beku, buah kelapa utuh, dan ikan hias.

"Dari 19 negara, permintaan tertinggi dari Amerika Serikat (Minyak Kelapa Kasar), diikuti India (Bungkil Kopra), dan Jerman (Tepung Kelapa). Kemudian disusul 16 negara lainnya," jelas Siregar.

Jika dibandingkan ekspor Agustus dan bulan-bulan sebelumnya, tetap memperlihatkan perkembangan.

"Proyeksi Oktober ini hingga akhir tahun, dipastikan tetap naik. Pasalnya perkembangan komoditi terlapor semua baik," ungkap Siregar. (mardi)
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: