Hama Tikus (ist)
TELEGRAF- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewacanakan Gerakan Basmi Tikus. Nantinya, warga DKI yang berhasil menangkap tikus akan diberikan intensif Rp 20.000 per ekor.

Jika program ini berhasil diterapkan, Wakil gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menyarankan warga berburu tikus pada malam hari sambil ronda malam.

"Tikus itu keluarnya malem ya, siang bobo, sembunyi. Nah, malam baru ditangkap," ujar Djarot kepada wartawan di Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (23/10) 2016.

Saat ini pemprov DKI tengah mengkaji serta merumuskan teknis pelaksanaan Gerakan Basmi Tikus. Djarot sebelumnya mengatakan anggaran untuk perburuan tikus diambil dari anggaran pembasmian hama, yakni sebesar Rp 80 juta. Selain itu, anggaran pembasmian tikus juga akan diambil dari anggaran pengadaan pupuk organik. (watir)


Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: