Mbak Sumi mempersiapkan putrinya sebelum berangkat ke sekolah (arham/telegrafnews)
TELEGRAF-  Sumiatun yang saat ini berusia 50 Tahun adalah seorang Buruh Cuci yang tinggal di Camp Klabat Lingkungan IV Rt 12 kelurahan Sagerat Weru Dua kecamatan Matuari kota Bitung.

Wanita paruh baya yang bekerja sebagai buruh cuci panggilan ini mengakui bahwa yang dilakukannya adalah bentuk tanggungjawab dirinya bersama suami Yusuf Rajanatu yang hanya bekerja serabutan agar dapat menyekolahkan tiga buah hati mereka.

"Saya punya tiga anak, yang pertama sekolah di SMK Negeri 2 Bitung kelas X, kedua SMP Negeri 11 Bitung kelas VII, dan yang bungsu kelas II di SD GMIM 8 Tendeki," jelasnya kepada Telegrafnews.co yang menyambangi kediaman sederhana keluarga itu, Selasa (18/10) 2016.

Baca Juga: Demi Gapai Cita-Cita, CIA Rela Berjalan Kaki Sejauh Dua Kilometer Setiap Hari

Menurut Mbak Sumi, begitu biasa warga dilokasi ex pengungsi Maluku ini menyapa ibu yang bekerja keras agar ketiga anaknya bisa terus melanjutkan sekolah.

"Saya harus berusaha sekuat mungkin agar mereka tetap bisa terus sekolah hingga kuliah nanti," jelasnya berkaca kaca.

Hanya satu harapan Mbak Sumi, agar pemerintah dapat menyiapkan transportasi kepada pelajar pelajar yang sehari hari menempuh kiloan meter untuk dapat tiba di sekolah masing masing.

"hanya satu harapan saya kepada pemerintah, yaitu agar angkutan pelajar bisa hadir untuk membantu anak tiba lebih cepat dan mengurangi pengeluaran orang tua yang kurang mampu seperti saya," jelasnya. (arham licin) 
Axact

Axact

Lugas dan Inspiratif

Post A Comment: