TRENDING NOW



TELEGRAF– Sekitar 54 Santa Claus bekumpul di Pantai Kalasey dan melakukan penyelaman, Sabtu hingga Minggu (4/12) 2016.

Diketahui, mereka adalah penyelam profesional dari sejumlah klub dan komunitas selam yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Kegiatan ini merupakan perayaan 40 tahun Nusantara Diving Center (NDC), sekaligus reunian alumni tahun 2016. Penyelaman ini dilakukan untuk monitoring dan transplantasi koral," kata Ferry Kami, koordinator kegiatan.

Tak hanya itu, NDC juga sekaligus melakukan bersih bersih di laut dan pantai, sekaligus perayaan ibadah pra natal dan doa bersama untuk pioner penyelam di Sulut, Loky Herlambang.

Ferry yang juga instruktur selam senior Sulut dari SSI menjelaskan, kegiatan itu dimaksudkan untuk sosialisasi menjaga laut yang dilakukan oleh para mantan alumni NDC didikan Loky Herlambang.

"Paling penting dan terlihat sederhana adalah dilarang merusak laut, hal kecilnya adalah dilarang mengijak koral dan merusaknya," tegasnya.

Kegiatan transplantasi koral ini dilakukan dikedalaman sekira 10 meter hingga 12 meter di spot Marinir Yonmarhanlan yang ada di Pantai Kalasey, kabupaten Minahasa.

Penyelam dibagi menjadi dua kelompok, dan grup pertama menggunakan kapal sedangkan grup kedua langsung melakukan penyelaman dari pantai. (redaksi)
Steven Kandouw (ivan)
TELEGRAF - Selama bulan Desember ini, Pemprov Sulut akan menggelar kegiatan bertajuk Christmas Festival. Kegiatan ini diharapkan dapat didukung oleh seluruh masyarakat Sulut dan juga para pelaku usaha di Sulut.

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw pada saat melakukan pertemuan dengan para pelaku usaha perhotelan, Jumat (2/12) 2016 mengharapkan setiap pelaku usaha perhotelan dapat menunjang dan mensukseskan program Pemprov.

"Untuk para pelaku usaha perhotelan diharapkan memasang ornamen natal se menarik mungkin di lobby masing-masing." ujar Wagub.

Kandouw juga mengingatkan untuk setiap hotel untuk dapat memberikan pelayanannya yang terbaik bagi para tamunya.

"Berikan pelayanan yang terbaik bagi para tamu, perbaikan infrastuktur penunjang juga diperlukan." ingat Kandouw. (ivan pelealu)
Kapolres bersama kepala Depot Bitun (ist)
TELEGRAF- Buntut "menghilangnya" semua jenis BBM disemua SPBU di kota Bitung sejak beberapa hari terakhir, membuat masyarakat kian resah.
Hal ini membuat pihak kepolisian ikut kewalahan menjaga dan mengatur antrian kendaraan yang meluber hingga menggunakan jalan raya. Dan membuat Kapolres Bitung AKBP. Philemon Ginting memanggil Kepala Depot BBM Pertamina Bitung untuk melakukan koordinasi terkait kelangkaan BBM ini.

Untuk BBM terjadi antrian di SPBU karena belum adanya Pertalite dan Pertamax, sehingga pengisian hanya menggunakan 1 tangki dan mengakibatkan antrian.
Penyampaian dari depot Pertamina hari ini Pertalite dan Pertamax sudah akan terisi. Dihimbau masyarakat tidak perlu risau dengan kelangkaan BBM, karena hasil koordinasi dengan depot kelambatan pengisian terjadi dikarenakan kapal yang terhambat datangnya.

Kepolisian Resort Bitung akan terus melakukan pengamanan dan pengaturan di sekitar SPBU sampai dengan lancarnya pengisian BBM.
"Kami sudah memanggil kepala depot BBM Pertamina Bitung untuk melakukan koordinasi terkait kelangkaan bbm ini, " jelas Kapolres Bitung yang belum genap sebulan menjabat ini, Jum'at (2/12)2016.(arham licin)


Jokowi saat menemui masa aksi 212 (ist)
TELEGRAF- Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bergabung dengan massa Aksi Bela Islam III melakukan shalat Jumaat bersama di Silang Monas, Jumat (2/12) 2016. Tak hanya itu, usai salat Jokowi langsung naik panggung menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh umat Islam yang telah mendoakan untuk keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kehadiran Jokowi menemui ratusan ribu massa aksi ini mengejutkan banyak pihak. Tak ada yang menyangka bahwa Jokowi akan menemui peserta aksi, mengingat sebelumnya Jokowi sedang melakukan peninjauan proyek di Gelora Bung Karno (GBK).

Keberanian Jokowi ini ramai menjadi perbincangan di media sosial seperti Twitter. Berbagai pujian netizen lontarkan untuk Presiden ke-7 Republik Indonesia ini.

“Hari ini kebanggaanku pada Jokowi berlipat ganda. Berani, cerdas, tegas dan membumi. Hidup Jokowi! Allahu Akbar!,” tulis aku Twitter @addiems.

Netizen lainnya men-share foto Jokowi berjalan memegang payung sendiri menuju silang Monas dengan caption,”Ini Presidenku! Badan Kurus, urat keberaniannya tak kenal putus,” tulisnya. (watir)
Boy Rafi Amar (ist)
TELEGRAF- Polisi dini hari tadi menangkap 10 orang yang diduga melakukan upaya makar. Kesepuluh orang ini disebut memanfaatkan Aksi Bela Islam III yang berlangsung di silang Monas, untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. 

Kesepuluh orang itu adalah Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zen, Adityawarman, Jamran, Eko, Rizal Khobar dan Firza Huzein.

Polisi sudah menetapkan mereka sebagai tersangka makar. Hal ini diungkap oleh Kadiv Humas Irjen Boy Rafli Amar, Jumat (2/12) 2016. “Tersangka, kan ditangkap mana ada saksi ditangkap?” ujarnya.

Saat ini, kata Boy, pemeriksaan terhadap kesepuluh tersangka masih berlangsung. Boy juga belum bisa memastikan apakah mereka akan langsung ditahan atau tidak. “Apakah ditahan atau tidak nanti dulu, tunggu pemeriksaan 1x24 jam,” ujarnya. (watir)


 
Bank BCA Manado (chen)
TELEGRAF- Sebagai salah satu lankah untuk mendukung program pemerintah yakni Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Bank Central Asia (BCA) pun dengan produk 'Sakuku' memudahkan nasbahnya untuk melakukan transaksi tanpa menggunakan kartu ATM ataupun kartu kredit. Seperti Apa?

Kepada Telegrafnews Jumat (2/12) 2016, Yusuf Effendi selaku Service Manager BCA Kantor Cabang Utama Manado menjelaskan bahwa Sakuku lebih praktis, mudah dan gratis.
"Anda tidak perlu menggunakan kartu ATM atau kartu kredit dalam bertransaksi. Hanya perlu mendownload aplikasi Sakuku di Google Play atau Apple Store dan anda sudah bisa bertransaksi," jelasnya.

Selanjutnya ia pun menjelaskan mengenai fitur-fitur yang terdapat pada produk Sakuku antara lain ada info saldo, ada juga mutasi transaksi, pembayaran belanja di merchant fisik atau online, isi pulsa, transfer uang ke teman, split bill atau berbagi tagihan dengan teman, atau bisa juga tarik tunai di ATM BCA yang berlogo Sakuku. “yang pasti Semuanya hanya menggunakan handphone anda," tambahnya.

Lebih lanjut lagi ia menjelaskan bahwa produk ini sudah sejak tahun lalu dilncurkan, akan tetapi masyarakat Manado khususnya masih banyak yang belum menggunakan produk ini. "Selain praktis, hal ini juga dinilai lebih aman. Karena membawa uang tunai apalagi dalam jumlah yang besar sangat mengundang tindak kriminal. Dengan Sakuku anda bisa membawa uang dalam jumlah yang banyak tapi dalam handphone anda," lanjut Yusuf.

"Setelah anda mendownload aplikasi Sakuku ke handphone anda, anda tinggal mendaftarkan nomor handphone yang akan anda gunakan di aplikasi tersebut. Jadi, nantinya nomor handphone anda akan berfungsi sebagai nomor rekening untuk aplikasi Sakuku. Nomor yang belum pernah didaftarkan, bisa mendaftarkanya di kantor cabang terdekat," tutupnya. (chen jackly)



Antrian pada salah satu SPBU di Bitung (arham)
TELEGRAF- Antrian panjang kembali terlihat disemua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)  di kota Bitung. Pantauan Telegrafnews, Kamis (1/12)2016, dari mulai SPBU Tangkoko hingga ke SPBU Kadoodan, antrian panjang kendaraan baik roda empat maupun roda dua terlihat diluar normal.

Informasi dari salah satu pengendara, hampir semua jenis BBM stoknya berkurang.
"Saya sudah antri sejak pagi, awalnua mau isi BBM jenis Pertalite,tapi karena petugas SPBU bilang kosong, maka saya beralih ke jenis Pertamax. Tetapi sampai saya antri hampir satu jam, BBM jenis tersebut juga belum masuk, " jelas ibu yang tidak bersedia menyebut identitasnya itu.

Pihak Pertamina belum bisa dikonfirmasi terkait kelangkaan semua jenis BBM di kota Bitung hari ini. (arham licin)